twttr

Friday, May 1, 2009

Cara Tepat Memilih Obat Analgetik

OBAT analgetik kini makin mudah diperoleh tanpa resep. Jika digunakan dalam waktu singkat, obat-obat ini umumnya aman dan efektif. Namun, dengan banyaknya macam obat analgetik yang tersedia di pasaran, harus dipilih obat yang optimal untuk pasien dalam keadaan tertentu.

Pemilihan tersebut harus mempertibangkan keadaan pasien, penyakit, dan obat lain yang diminum dalam waktu bersamaan, keamanan, efisiensi, harga, dan tak ketinggalan respons tubuh pasien terhadap terapi. Sebelum memilih obat penghilang nyeri yang tepat, sebaiknya diketahui dulu apa yang sebaiknya yang dapat disembuhkan dengan analgetik.

Ada tiga kelas analgetik tanpa resep yang saat ini tersedia di pasaran, yaitu golongan parasetamol, golongan salisilat meliputi aspirin/asetilalisilat, atrium salisilat, magnesium salisilat, cholinsalisilat; dan golongan turunan asam propionat, seperti ibuprofen, naproxen, dan ketoprofen.

Karena memiliki sifat farmakol gis yang mirip, golongan salisilat dan turunan asam propionat digolongkan sebagai obat anti inflamasi non-steroid (AINS). Obat-obatan ini tersedia dalam berbagai merek, termasuk sebagai obat generik, dan sering dikombinasikan dengan obat atau bahan tambahan seperti kafein. Obat-obat ini juga banyak dijumpai dalam komposisi obat-obat batuk, pilek, dan flu.

Obat-obat AINS memiliki sifat analgetik (penghilang nyeri), antipiretika (turun panas), dan antiinflamasi (anti bengkak/radang). Dengan dosis yang berbeda, dapat doperoleh efek yang berbeda. Dosis untuk efek analgetika biasanya lebih rendah dibanding untuk aniinflamasi. Yang perlu diketahui ketika membeli obat-obat tersebut adalah:

1. Pastikan dulu merek obat dan nama industri pembuatnya.

2. Paling aman dan tak mau repot, Anda lebih baik memilih apotek saja. Harganya memang lebih mahal, tapi pengawasannya lebih terjamin.

3. Perhatikan kode produksi, tanggal kedaluwarsa, ciri-ciri kemasan dan logonya, serta keterangan lainnya. Obat yang palsu biasanya lebih jelek kemasannya.

4. Mintalah kuitansi lengkap dengan catatan nama obat dan tokonya. Sebab, jika kelak timbul persoalan, Anda punya pegangan untuk menuntutnya secara hukum

Krisis, Komputer Murah Berkualitas Mulai Diburu

JAKARTA - Ekonomi global terus menggila. Imbasnya, komputer mahal mulai ditinggalkan. Komputer murah yang berkualitas pun jadi diburu konsumen. Tren ini dilakukan konsumen demi menghemat biaya.

Menurut IDC Worldwide Quarterly PC Tracker, yang dikutip melalui keterangan resmi Intel penjualan komputer, termasuk untuk jenis desktop dan portable di seluruh dunia menurun sebesar 7,1 persen dari kuartal pertama 2008. Namun untungnya hal ini masih lebih baik jika dibandingkan dengan perkiraan analis yang memprediksinya turun sekira 8,2 persen.

"Penjualan desktop menurun lebih cepat dari yang diperkirakan, terutama di China yang merupakan pangsa pasar terbesar bagi komputer portable," demikian, seperti dikutip dalam keterangan Intel kepada okezone, di Jakarta, Jumat (1/5/2009).

Namun dalam kondisi krisis ini, Intel justru menyarankan agar konsumen lebih memilih memperbaharui atau membeli komputer baru. Saran ini ditujukan terutama untuk kalangan perusahaan.

Intel mengungkapkan, dengan memperbarui komputer atau membeli yang baru justru konsumen telah melakukan penghematan yang besar dan memberikan lebih banyak keuntungan ketimbang mempertahankan komputer lama.

Menanggapi penurunan penjualan komputer ini, seperti yang diumumkan Presiden dan CEO Intel Corporation Paul Otellini mengenai pendapatan Intel 14 April lalu, mereka tidak yakin kapan pertumbuhan akan kembali seperti semula. Namun melihat tanda-tanda segmen pasar komputer yang menurun, Intel berharap pada tahun ini keadaan bisa kembali kepada pola normal.

Jangan Lupakan Manajemen Waktu

RESOLUSI atau target tahunan yang dibuat sering kali berakhir dengan sia-sia. Namun, jika keinginan mewujudkannya menggebu, mari memulainya dari awal lagi.

Tiap kali membuat sebuah target, baik dalam hidup maupun karier, semua orang pasti memulainya dengan penuh semangat untuk mewujudkannya. Namun, kesibukan kerja dan niat yang kurang kuat sering kali jadi penghalang terwujudnya mimpi tersebut. Pada akhirnya, target tinggallah target, sebuah daftar harapan yang tak kunjung diwujudkan dalam bentuk aksi.

Padahal, menurut Sally Allen, professional organizer, seperti dikutip dari womensmedia, jika kita mampu dengan baik, maka target tersebut lebih mudah diraih. Dengan patuh pada dua hal tersebut, hidup akan menjadi lebih baik, tak hanya secara fisik, juga secara mental dan emosi. Dengan manajemen waktu, tak hanya target yang bisa diwujudkan, hal-hal lain seperti bersantai bersama teman, bercengkerama dengan keluarga, atau melakukan hobi bisa dilakukan dengan nyaman.

Lantas bagaimana mewujudkannya? Sally memberikan tiga prinsip penting agar target, hidup, dan karier bisa lebih nyaman dijalankan.

Tetapkan tujuan

Banyak orang lebih serius merencanakan liburannya daripada merencanakan atau membuat target hidupnya. Karena itu, mulailah untuk memikirkan hal apa yang ingin Anda raih dalam hidup ini, dan apa pengalaman yang ingin dirasakan selama Anda hidup. Tujuan ini bisa memberikan arah dalam hidup Anda.

Ada dua tipe tujuan yang bisa dibuat, yaitu tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Agar lebih efektif, dua-duanya harus ditetepkan deadline-nya secara pasti. Tetapkan awal dan akhir dari proses target tersebut, lengkap dengan langkah atau cara-cara bagaimana mewujudkannya.

Jangan pernah menuliskan "kapan-kapan akan saya wujudkan" karena jika begitu, untuk apa membuat target?

Contoh membuat target jangka pendek:

- Saya akan menyelesaikan pekerjaan ini sebelum pukul 3 sore.

- Saya akan membereskan meja kerja saya akhir minggu ini.

- Mulai minggu depan, saya akan tidur lebih awal dan bangun lebih awal agar tidak terlambat masuk kantor.

Contoh target jangka panjang:

- Menabung 10 persen lebih banyak agar bisa mencicil rumah pada awal bulan depan.

- Naik jabatan dua tahun lagi.

Sampaikan target ini ke teman-teman terdekat agar mereka bisa membantu Anda untuk mewujudkannya. Taruh daftar tujuan tersebut di tempat yang mudah Anda lihat, misalnya di handphone atau meja kerja. "Seeing is believing," ujar Sally.

Tetapkan prioritas

Manajemen yang efektif ialah manajemen yang menetapkan segala sesuatu secara prioritas, bertahap, sesuai urutan kepentingannya.

Maka buatlah langkah-langkah mewujudkannya, hari per hari, atau bulan per bulan. Jika hari ini langkah tersebut sudah dilaksanakan, segeralah buat langkah untuk hari berikutnya.

Jangan membuat target atau langkah harian yang terlalu banyak. Lebih baik membuat target harian atau bulanan yang realistis, sesuai kemampuan Anda. Tujuan membuat Anda stres melainkan untuk membuat Anda terus bersemangat karena melihat diri Anda semakin dekat dengan tujuan akhir.

Sekali Anda membuat target tersebut, jangan pernah menunda untuk mengerjakannya. Berusahalah untuk disiplin. Jika Anda adalah tipe orang yang bersemangat di awal minggu, lakukan target tersebut di awal, hingga saat akhir minggu, Anda bisa lebih santai dan mengalihkan waktu Anda untuk hal yang lain.

Ciptakan kebiasaan baik

Kebiasaan bisa diartikan yang dilakukan suatu kegiatan yang dilakukan berulang-ulang. Suatu kegiatan baru bisa dilakukan, setidaknya jika dilakukan sampai 21 kali dalam waktu yang berdekatan. Kebiasaan ini tentu saja membutuhkan kedisiplinan yang tinggi, juga niat yang teguh. Pada akhirnya, kebiasaan ini akan mengantarkan Anda pada kesuksesan meraih target yang diidam-idamkan.

Dorothy Lehmkuhl, penulis "Organizing for the Creative Person" mengatakan bahwa ada tiga kekuatan yang harus dimiliki agar manajemen waktu dan target bisa tercapai. Tiga hal tersebut yaitu keinginan untuk berubah menjadi lebih baik, percaya bahwa kesuksesan kecil bisa menjadi bahan bakar untuk target yang lebih besar lagi, serta usaha untuk terus bekerja keras agar bisa sukses. Intinya, siapa pun yang menginginkan kehidupan yang lebih baik, maka buatlah pilihan yang terbaik.

Intel: Perbaharui PC Mampu Menghemat Biaya

JAKARTA - Kebanyakan perusahaan berharap agar bisa lebih berhemat dengan menjaga agar PC bisa lebih bertahan lama. Namun nyatanya cara ini tidak ampuh menyelesaikan masalah tersebut.

Sekira 68 persen perusahaan lebih memilih mempertahankan komputer lama karena keterbatasan anggaran dana perawatan komputer di masa krisis seperti sekarang.

Padahal, seperti yang dikemukakan oleh Rob Crooke GM and VP, Business Client Group Intel Corporation ketika conference call di Recapital Building, Kamis (30/4/2009) dengan memperbarui komputer, perusahaan akan lebih bisa menghemat biaya.

Selain itu, mempertahankan komputer lama juga akan merugikan sistem keamanan komputer perusahaan itu sendiri. Dengan memperbarui PC, tingkat keamanan sistem komputer akan meningkat sebesar 53 persen.

Rob menjamin, hal ini tidak akan merugikan. Justru sebaliknya, perusahaan mendapat keuntungan dengan melakukan penghematan biaya, sistem keamanan yang lebih terjamin dan juga berimbas pada produtivitas kerja.

Ringkasan Kitab Safiinatun Najah: Panduan membuat Blog di Blogspot

Ringkasan Kitab Safiinatun Najah: Panduan membuat Blog di Blogspot